Keakuratan Terjemahan Gaya Bahasa pada Novel Lady Chatterley’s Lover

Nidya Pratiwi, M.R Nababan, NFN Djatmika

Abstract


Translating accuracy of source language into target language in a literary work require high appropriatness that retain the beauty of the language. The purpose of this study is to identify and describe level of accuracy of the translation in the figure of speech appeared in D.H Lawrence's Lady Chatterley’s Lover novel and its translation. The data of this study were types of figure of speech in the original novel of D.H Lawrence's Lady Chatterley’s Lover and its translation. Assigning a qualitative approach, data were collected by means of document analysis and Focus Group Discussion. Meanwhile, the study indicates five types of language style found in the source text were translated by using translation equivalent technique, discursive creation, reduction, borrowing, literal, addition, modulation, explication, and adaptation.Farther more, the average accuracy of the translation is 2.8 out of 3, which indicates that the translation is good.


Abstrak

Keakuratan terjemahan dari bahasa sumber ke dalam bahasa target dalam karya sastra haruslah tepat dan tidak menghilangkan keindahan bahasanya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mendeskripsikan tingkat keakuratan terjemahan pada jenis gaya bahasa yang muncul dalam novel Lady Chatterley’s Lover karya D.H Lawrence dan terjemahannya. Data yang digunakan adalah ragam gaya bahasa yang muncul dalam novel Lady Chatterley’s Lover karya D.H Lawrence versi asli dan hasil terjemahannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan data dikumpulkan dengan cara analisis dokumen serta Focus Group Discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5 gaya bahasa yang ditemukan pada penelitian ini diterjemahkan menggunakan 9 teknik penerjemahan, di antaranya padanan lazim (PL), kreasi diskursif (KD), reduksi, peminjaman (borrowing), literal, adisi, modulasi, eksplisitasi, dan adaptasi. Selain itu, rata-rata keakuratan pada terjemahan gaya bahasa adalah 2,8 dari skala 3 yang mengindikasikan terjemahan tersebut baik.


 

 

 


Keywords


level of accuracy; translation techniques; figure of speech

References


Aminuddin. (1995). Pengantar Memahami Bahasa dalam Karya Sastra. Semarang: IKIP Semarang Press.

Bassnett, S. (2002). Translation Studies (Third Edit). USA and Canada: Routledge.

Dhyaningrum, A. & Nababan, M. R. D. (2012). Kalimat Yang Mengandung Ungkapan Satire dalam Novel The 100 Year Old Man Who Climbed Out of The Window And Dissapeared. Prasasti, Vol.1, Num, 210–229.

Dinari, I., Nababan M.R, & Djatmika. (2016). Analisis Teknik Penerjemahan Majas Ironi dan Sarkasme dalam Novel. Surakarta: UNS.

Keraf, G. (2006). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT. Gramedia.

Lawrence, D.H. (1928). Lady Chatterley’s Lover. Terjemahan Arfan Achyar (2008). Jakarta: Pustaka Alvabet.

Made, L., Wahyuni, S., Oeinada, I. G., & Pradhana, N. I. (2017). Penerjemahan Majas Hiperbola dalam Novel Kazemachi No Hito Karya Ibuki Yuki. Jurnal Humanis, 20, 57–65.

Molina, L. & Albir, A.hurtado. (2002). “Translation Technique Revisited: A Dynamic and Functionalist Approach”. Meta, Vol. XLVII, No. 4, 499-512

Murtafy, A. (2016). Analisis Terjemahan Gaya Bahasa Repetisi dalam Novel. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Nababan, M., Nuraeni, A., & Sumardiono. (2012). Pengembangan Model Penilaian Kualitas Terjemahan. Kajian Linguistik Dan Sastra, 1, No. 1 J.

Nila,Shafa (2013). Teknik Penerjemahan Metafora, Simile, dan Personifikasi dalam novel The kick Runner dan Dampaknya terhadap Kualitas Penerjemahan. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Prastiwi, L. I. (2015). Analisis Teknik Penerjemahan Majas Hiperbola Dalam Novel The Lord of The Rings: The Two Towers dan Dampaknya terhadap Kualitas Terjemahan. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Rasouli, E. (2015). The Effects of Religion on Translating Humor From English Into Persian Through Figurative Language. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 192, 453–459. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.06.068

Winnie. (2008). The Study of Figurative Languages Using Stylistics Theory. Lingua Cultura, 2 (2), 156–165.

Yurina, E. A., Borovkova, A. V, & Shenkal, G. (2015). Cross-languages Figurativeness in Translator’s Speech (Based on the Russian Translation of Turkish Novel, The Black Book by Orhan Pamuk ). Procedia - Social and Behavioral Sciences, 200 (October), 579–586. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.08.039




DOI: https://doi.org/10.26499/rnh.v7i2.634

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Lihat Statistik Jurnal Ranah View MyStat

 

Ranah Indexed By

                              PKP Index     Indonesia One Search     Crossref                                                                                       

 

@2017

 Image and video hosting by TinyPic          Creative Commons License    

 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

Gedung Darma, Lantai 3, Ruang Peneliti

Pusat Pengembangan dan Pelindungan

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur