RETORIKA TEKSTUAL ARGUMENTASI BAHASA JAWA

Herawati Herawati

Abstract


                                                        Abstrak
Kajian ini berfokus pada masalah unsur-unsur yang berfungsi untuk mengontruksikan teks paragraf argumentasi bahasa Jawa. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memerikan retorika tekstual dalam argumentasi itu. Retorika tekstual ialah bagaimana penulis mengontruksi teks argumentasi dengan bahasa. Argumentasi merupakan bentuk-bentuk retorika yang digunakan dalam tulisan ilmiah dan berusaha untuk membuktikan kebenaran suatu pokok persoalan. Makalah ini akan
membicarakan retorika tekstual argumentasi bahasa Jawa. Untuk menjabarkan hal itu digunakan metode agih dengan teknik Bagi Unsur Langsung (BUL) dengan teknik ganti, lesap, substitusi, dan baca markah. Pada kajian teks argumentasi ini ditemukan empat prinsip retorika tekstual, yaitu (1) prinsip prosesibilitas, (2) prinsip kejelasan, (3) prinsip ekonomi, dan (4) prinsip ekspresivitas. Keempat prinsip retorika tekstual itu dapat memperlihatkan bahwa paragraf argumerntasi memiliki
ciri khas yang berbeda dengan paragraf lainnya. Terdeskripsinya keempat prinsip itu dapat bermanfaat bagi pembinaan dan penyuluhan kebahasaan.Kata kunci: wacana, paragraf, argumentasi, retorika tekstua.

 

                                                            Abstract
This research focuses on problems of functional elements that are used to construct texts of Javanese argumentative paragraphs. It is conducted to describe textual rhetoric on those arguments. Textual rhetoric is how writer uses language to construct argumentative texts. Argumentation is rhetoric forms used in scientific writings and it tries to prove the truth on a main problem. This paper will discuss about textual rhetoric of Javanese argumentation. It uses distributive method with Bagi Unsur Langsung (BUL), substitution, omission, and marking reading techniques. The result shows that there are four textual rhetorical principles, (1) processibility,
(2) clarity, (3) economy, and (4) expressivity. Those four textual rhetorical principles show that argumentative paragraphs have different characteristics from the others. Those principles are beneficial for language cultivation and elucidation.
Keywords: discourse, paragraph, argumentation, textual rhetoric


Full Text:

PDF

References


Alwi, Hasan. 2001. Paragraf. Jakarta:

Departemen Pendidikan Nasional. Baryadi, Praptomo. 2002. Dasar-Dasar Analisis Wacana dalam Ilmu Bahasa. Yogyakarta: Pustaka Gondosuli.

Herawati. 2009. Retorika Tektual Paragraf Eksposisi dalam Bahasa Jawa. Yogyakarta: Almatera Publishing.

—————. 2014. Topik dan Kesinambungan Topik dalam Argumentasi Bahasa Jawa dalam Prosiding Diskusi Ilmiah (Lokakarya Hasil Penelitian Kebahasaan dan Kesastraan). Yogyakarta: Balai Bahasa Provinsi DIY.

—————. 2014. “Kohesi dan Koherensi Argumentasi dalam Bahasa Jawa”.

Yogyakarta: Laporan Penelitian, Balai Bahasa Provinsi DIY.

Keraf, Gorys.1982. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: PT Gramedia.

Kridalaksana, Harimurti. 2001. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedi Pustaka

Utama. Leech.

Geofrey. 1993. Prinsip-Prinsip Pragmatik. Diterjemahkan oleh M.D.D. Oka. Jakarta: Universitas Indonesia.

McHoul, A. 1994. “Discourse”. Dalam R.E. Asher dan J.M.Y. Simpson (Eds.). The Encyclopedia of Language and Linguistic. England: Pergamon Press Ltd. (Hlm 940—949). Retorika Tekstual Argumentasi Bahasa Jawa 15.

Moeliono, Anton M. 1998. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

—————. 2004. “Pengajaran Bahasa Indonesia untuk Tujuan Akademik”

dalam Linguistik Indonesia. Jakarta: Masyarakat Indonesia Bekerja sama

dengan Yayasan Obor Indonesia. Nardiati, Sri et al.. 2013. “Paragraf dalam

Bahasa Jawa: Kontruksi dan Perasalahannya”. Yogyakarta: Laporan

Penelitian Balai Bahasa Prov. DIY.

Ramlan, M. 1993. Paragraf Alur Pikiran dan Kepaduannya dalam Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Andi Offset. Rani, Abdul et al. 2006. Analisis Wacana: Sebuah Kajian Bahasa dalam Pemakaian. Malang: Bayu Medi Pusblishing.

Sudaryanto. 2001. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistik. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.Stubbs, Michael. 1983. Discourse Analysis.

Oxford: Basil Blackwell.

Wedhawati et al. 2007. “Wacana Naratif dalam Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Laporan Penelitian Balai Bahasa Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.26499/loa.v1i1.2033

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

View My Stats

 

 

 

 

-->