GAMBARAN KEHIDUPAN MASYARAKAT LAUT DALAM CERITA RAKYAT BONTANG

Aquari Mustikawati

Abstract


                                                  Abstrak


Tulisan ini berusaha menjelaskan bentuk perpaduan budaya laut yang dibawa oleh pendatang ke daerah Bontang dalam cerita rakyat Bontang. Masyarakat pendatang di daerah Bontang tinggal di daerah pesisir laut. Mereka membawa budaya dari daerah asal dan kemudian beradaptasi dengan budaya daerah perantauan. Analisis penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan bersifat deskriptif. Teori yang digunakan untuk mengolah tulisan ini adalah teori
folklor dengan empat fungsi yang diutarakan oleh Bascom. Kehidupan masyarakat pendatang di pesisir laut tergambar dalam cerita rakyatnya. Analisis menunjukkan mereka menyadari bahwa laut adalah kehidupan mereka sehingga mereka berusaha mempertahankan kelangsungan sumber kehidupan di laut dengan cara melakukan upacara Pesta Laut.

Kata kunci: cerita rakyat, masyarakat laut, kehidupan.


                                                   Abstract


This paper attempts to explain the forms of maritime cultural blend brought by the immigrants of Bontang as shown in Bontang’s folktales. The immigrants live along the shore. They bring along their origin culture as they also try to adapt to the culture of the current place. This descriptive research applies qualitative method in analyzing the folktales. Bascom’s four-function theory of folklore is used to examine the immigrants’ life in Bontang’s folktales. The analysis shows that sea people realize that their life completely depends on the sea. That is why they try to maintain their sea resources by having Pesta Laut (Sea Festival).


Keywords: folktales, sea people, life


Full Text:

PDF

References


Danandjaja, James. 2002. Folklor Indonesia Ilmu Gosip, Dongeng, dan lain-lain. Jakarta: PT Pustaka Utama Grafiti.

———————, James. 2008. “Folklor dan Pembangunan Kalimantan Tengah:Merekonstruksi Nilai Budaya Orang Dayak Ngaju dan Ot Danum melalui Cerita Rakyat Mereka” dalam Pudentia M P P S (Ed).Metodologi Kajian Tradisi Lisan.71—84 . Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan.

Pudentia, dkk. 2003. Antologi Prosa Rakyat Melayu Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa. Mursalim dan Hamsyi Gazali. 2007. Cerita Rakyat Bontang. Pemerintah Kota Bontang dan Dinas Pendidikan Kota Bontang.

Makkaraka, HAATM Nasir. 2006. Bontang dalam Sejarah dan Perkembangannya. Bontang: Pemerintah Kota Bontang.

Purba, dkk. 2012. “Kota Bontang: Dinamika Sejarah dan Perkembangannya”. Bontang: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bontang, Pemerintah Kota Bontang.

Nurgiyantoro, Burhan. 2005. Sastra Anak: Pengantar Pemahamam Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Kurniawati, Diyan dkk. 2013. “Deskripsi dan Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Cerita Rakyat Kota Bontang”. Samarinda: Kantor Bahasa Provinsi

Kalimantan Timur.

Ratna, Nyoman Kutha. 2008. “Teori, Metode, danTeknik Penelitian Sastra. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.26499/loa.v9i1.2066

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

View My Stats

 

 

 

 

-->