INTERLANGUANGE ANALYSIS: A RESEARCH ON ESL-SPEAKER'S STAGE OF ACQUISITION BASED ON THE PROCESSABILITY THEORY

Mardliya Pratiwi Zamruddin

Abstract


                                                     Abstract


The research was conducted to find out the language acquisition of a person who learnt English as the second language. The research was done by using quantitative design. The subject of this research was a Korean who came to an English speaking country, Australia. The subject was first learned English when the subject was in junior high school. The data was displayed in the form of number with description in analysis part. The theory used was Processability Theory by Piennemann. The
theory stated that at anystage of development, the learner can produce and comprehend only those second language linguistic forms that the current state of processors can handle.There are 6 stages of language acquisition proposed by Piennemann regarding the morphological aspect of language learners. The result showed that the subject was on the stage 5 of the Processability Theory. It meant
that the subject was able to produce the third person singular (-s). This stage decision is based on the stages of acquisition of nominal and verbal morphology in ESL by Pienemann (2007) and Johnston and Brindley (1988).

Keywords: language acquisition, processability theory.

 


                                                     Abstrak


Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui akuisisi bahasa dari orang yang belajar bahasa Inggris sebagai bahasa kedua. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan desain kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah seseorang berkewarganegaraan Korea yang datang ke negara dengan bahasa nasional bahasa Inggris, yaitu  Australia. Subjek pertama kali belajar Bahasa Inggris ketika dia duduk di bangku SMP. Data disajikan dalam format angka dengan deskripsi di bagian analisis. Teori yang digunakan adalah Teori Prosesabilitas oleh Piennemann. Teori ini menyatakan bahwa pada tiap tahapan perkembangan, seorang pelajar dapat memproduksi dan memahami hanya format linguistik bahasa kedua yang bisa diterima oleh organ yang memproses bahasa. Terdapat 6 tahapan akuisisi bahasa yang disajikan Piennemann terkait dengan aspek morfologi dari pembelajar bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek berada pada tahapan 5 dariTeori Prosesabilitas. Hal ini berarti subjek dapat memproduksi struktur untuk orang ketiga tunggal (penambahan
akhiran –s pada kata kerja). Keputusan pemosisian tahapan ini didasarkan pada tahapan-tahapan akuisisi morfologi nominal dan verbal pada ESL oleh by Pienemann (2007) dan Johnston dan Brindley (1988).


Kata kunci: akuisisi bahasa, teori prosesabilitas


Full Text:

PDF

References


Bailey, N., C. Madden, & S. D. Krashen. 1974. Is There a ‘Natural Sequence’ in Adult Second Language Learning? Language Learning. 24, 2, 235-243.

Dulay, H. C., & M. K. Burt. (1974). Natural Sequences in Child Second Language Acquisition, Language Learning, 24, 1, pp. 37-53.

Lightbown, P. M., & Spada, N. 2009. How Language are Learned Third Edition. Oxford: Oxford University Press.

Pienemann, M. 1998. Explanatory Issues in SLA (Ch.1). In Language Processing and Second Language Development Processability Theory (pp. 1-37). John. Benjamins Publishing Company.

Pienemann, M. 2007. Processability Theory (Ch.8) In B. VanPattern & J. Williams (Eds.), Theories in Second Language Acquisition (pp. 137-154). Erlbaum.

Selinker, L. 1972. Interlanguage. International Review of Applied Linguistics (IRAL), 10, 3, pp. 209-231.




DOI: https://doi.org/10.26499/loa.v9i2.2076

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

View My Stats

 

 

 

 

-->