TEMA PERCINTAAN DALAM TIGA CERITA PENDEK TERBITAN SURAT KABAR MANUNTUNG DI KALIMANTAN TIMUR (PERIODE 1988—1989)

Yudianti Herawati

Abstract


Abstrak

 Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur cerita dalam tiga cerpen  terbitan surat kabar harian Manuntung periode 1988—1989 yang difokuskan pada tema percintaan dan gejala sosial kultural. Masalah dalam penelitian ini meliputi (1) bagaimana bentuk struktur cerita dalam ketiga cerpen yang terbit di Manuntung, (2) bagaimanakah tema percintaan dalam ketiga cerpen yang terbit di Manuntung, dan (3) bagaimana pula gejala sosial kultural dalam ketiga cerpen yang terbit di Manuntung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif, sedangkan penerapan teori menggunakan struktural intrinsik. Teknik analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan data-data cerpen yang diperoleh dari surat kabar Manuntung. Selain itu, teknik analitik juga digunakan untuk menentukan makna isi cerita dalam cerpen-cerpen tersebut sebagai objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tema percintaan yang digambarkan pengarang dalam ketiga cerpen yang terbit Manuntung peiode 1988—1989 memiliki karakteristik yang berbeda yang mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh dengan berbagai pertikaian, peristiwa yang mengharukan dan menyenangkan, serta mengandung kesan yang tidak mudah dilupakan oleh tokoh-tokoh dalam ketiga cerpen tersebut.

 

Kata kunci: struktur, intrinsik, percintaan, sosial, kultural


Abstract

The purpose of this study is to describe the structure of the story in three short stories published by Manuntung daily newspapers in the period 1988--1989 which focuses on the theme of romance and socio-cultural phenomena. It discusses about (1) the structure of the story, (2) the theme of love, and (3) the socio-cultural symptoms in Manuntung’s three short stories. This study uses descriptive-qualitative methods and intrinsic structural theory. Descriptive analysis technique is used to describe the short story data. Analytical techniques are also used to determine the meaning of the story content in those short stories as the object of the research. The results of this study indicate that the theme of love described by the authors in Manuntung’s three short stories in the period 1988-1989 has different characteristics. They tell a moment of a character's life, like conflicts, touching moments, and happy times. They also contain impressions that are remembered by the characters in those three short stories.

 

Keywords: structure, intrinsic, romance, social, cultural

 


Full Text:

PDF

References


Budhilesmana, Bening. Cerpen ”Kemuning Senja”. Balikpapan: Terbitan Manuntung. (Kamis, 28 April 1988 halaman V).

Endraswara, Suwardi. 2003. Metodologi Penelitian Sastra Epistemologi, Model, Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.

Eko S., Wie, Cerpen “Hanya Sesaat”. Balikpapan: Terbitan Manuntung. (Kamis, 5 Mei 1988 halaman VI).

Herawati, Yudianti dkk., 2008. Ikhtisar Sastra Indonesia Kalimantan Timur. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Irpus. Cerpen ”Antara Yogya-Balikpapan”. Balikpapan: Terbitan Manuntung (Kamis, 9 Juni 1988 halaman V).

Nurgiyantoro, Burhan. 2013. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Kasnadi dan Sutejo. 2010. Kajian Prosa: Kiat Menyisir Dunia Prosa. Ponorogo: P2MP SPECTRUM.

Sangidu. 2004. Penelitian Sastra: Pendekatam, Teori, Metode, Teknik, dan Kiat. Yogyakarta: Sastra Asia Barat Gajah Mada.

Stanton, Robert. 2012. Teori Fiksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Stanton, Robert. 2012. Teori Fiksi Robert Stanton. Terjemahan Sugihastuti, Rossi Abi Al Irsyad. Yogyakata: Pustaka Pelajar.

Teeuw, A. 2015. Sastra dan Ilmu Satra. Cetakan ke-5. Bandung: PT Dunia Pustaka Jaya.

Wellek, Rene dan Autin Warren. 1990. Teori Kesusastrtaan, terjemahan Melani Budianta. Jakarta: Gramedia.




DOI: https://doi.org/10.26499/loa.v15i2.2791

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

View My Stats

 

 

 

 

-->