BENTUK-BENTUK MITOS DALAM CERITA RAKYAT BANJAR THE MYTH TYPES IN BANJAR’S FOLKLORE

NFN Saefuddin

Abstract


The problem which is discussed in this study is how the types of myth in Banjar’s foklore are. The aim of this study is to reveal the types of myth  in Banjar’s folklore. The myth in folklore is one of old literatures  and is anonymous. Myth is not belong to an individual, but it is produced by a society. The dissemination was done from mouth to mouth. Generally myth has connection with story about miracle and has close relation with believing to the God and Goddess that has special relation in the society. Myth story can be seen in Banjar folklore, one of them is the story of Putri Junjung Buih that tell us about human who was born from the result of hermitage and foam. The method which is used in this study is descriptive qualitative. This method is a method to get information about narration in myth story deeply. The result gives description about type of myth in Banjar folklore, South Kalimantan.

Keywords


Myth; Banjar folklore.

Full Text:

PDF

References


Ahimsa-Putra, Heddy Shri. (1984). Foklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan lain-lain. Jakarta: Grafiti Pers.

Ahimsa-Putra, Heddy Shri. (2004). Strukturalisme Levi-Strauss: Mitos dan Karya Sastra. Yogyakarta: Galang Press.

Alisyahbana, S. Takdir. (1984). Puisi Lama. Jakarta: Dian Rakyat.

Asmuni, Fahrurraji. (2012). Datu Datu Terkenal Kalimantan Selatan. Amuntai: Hemat.

Baried, Siti Baroroh. (1985). Pengantar Teori Filologi. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Bascom, Wiliam R. (1965)a. “Foklore and anthropogy” dalam Alan Dundes The Study of Folklore, Englewood Cliff: Prentice Hall Inc.

Bascom, William R. (1965)b. “Four Function of Foklore” dalam Alan Dundes. The Study of Folklore, Englewood Cliff: Prentice Hall Inc.

Cassirer, Ernst. (1990). “Mitos dan Religi” dalam Manusia dan Kebudayaan: Sebuah Esei Tentang Manusia. Jakarta : PT Gramedia.

Damono, Sapardi Djoko,dkk. (1993). Sastra Daerah Di Sumatra: Analisis Tema, Amanat, dan Nilai Budaya. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Danandjaja, James. (1998). Pendekatan Foklor dalam Penelitian Bahan-Bahan Tradisi Lisan dalam Fudensia MPSS (Ed.). Metodologi Kajian Tradisi Lisan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Danandjaja, James. (2002). Foklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan lain-lain. Jakarta: PT. Pustaka Utama Grafiti.

Effendi, Rustam dkk., (1997). Tema dan Amanat Dongeng Banjar. Bagian Proyek Pembinaan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah Kalimantan Selatan.

Furchan, Arif. (1982). Pengantar Penelitian Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.

Harsojo. (1988). Pengantar Antropologi. Yogyakarta:-----

Ismail, Abdurachman dkk. (1984). Cerita Rakyat Daerah Kalimantan Selatan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan kebudayaan.

Laksono, P.M. dkk. (2000). Perempuan di Hutan Mangrove: Kearifan Ekologis Masyarakat Papua.Yogyakarta : Galang Press.

Liliweri, Alo. (2014). Pengantar Studi Kebudayaan. Bandung : Nusa Media.

Nurgiyantoro, Burhan. (2005). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Rass, Johanes Jakobus. (1998). Hikayat Banjar. Terjemahan Siti Saleh Hawa Saleh. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka Kementrian Malaysia.

Semi, M. Atar. (1990). Rancangan Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Bandung: Angkasa.

Sudjiman, Panuti. (1991). Memahami Cerita Rekaan. Jakarta: Pustaka Jaya.

Sunarti, dkk. (1978). Sastra Lisan Banjar. Jakarta Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Taslim, Noriah. (2007). “Pantun Sebagai Puisi Bunyi: Dinamika Kelisanan dan Penciptaan Pantun”, dalam Supyan Hussin dan Ding Choo Ming (ed.), Prosiding Seminar Pantun Melayu: Semalam, Hari Ini dan Esok. Selangor: Institut Alam dan Tamadun Melayu.

Tim Penyusun. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Teeuw, A. (1994). Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. Jakarta Pustaka Jaya.

Van Peursen, CA. (1992). Strategi Kebudayaan. Yogyakarta : Kanisius.

Wellek, Rene dan Austin Werren dalam Melani Budianta (Penerjemah). (1989). Teori kesusastraan. Jakarta: Gramedia.




DOI: https://doi.org/10.26499/tuahtalino.v12i1.1097

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
View My Stats -->