STRUKTUR ISI DAN FORMAT MANTRA MANOBANG KAYU PADA PROSESI PACU JALUR DI KABUPATEN KUANTANSINGINGI

Zainal Abidin

Abstract



Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur isi dan format mantra manobang kayu pada prosesi pacu jalur di Kabupaten Kuansingingi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan linguistik antropologi. Metode yang dipakai adalah metode kualitatif. Data berupa kata, gabungan kata, dan kalimat dari tuturan pawang di Desa Kotokombu, Kuantan Hulu, Kabupaten Kuantansingingi  dikumpulkan dengan teknik simak rekam. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa struktur isi mantra manobang kayu berupa analogi susunan makhluk yang terdiri atas kepala, badan, kaki, dan roh dan susunan karya ilmiah, yaitu pendahuluan, isi, penutup, dan  saran. Formula yang terdapat di dalamnya berupa formula satu baris yang jauh lebih dominan daripada formula setengah baris. Terdapat 5 pola baris yang dimulai dengan partikel, preposisi 4, verba 3, dan nomina serta negasi masing-masing 1.



Keywords


struktur isi, format, mantra manobang kayu, pacu jalur, kuntansingingi

Full Text:

PDF

References


Abidin, Z. (2013). Pola Bunyi dalam Mantra Prosesi Pacu Jalur di Kuantan Singingi: Kajian Stilistika. Urnal Madah, Volume 4 N, hlm. 103─117.

Anshori, D. S. (2017). Etnografi Komunikasi Perspektif Bahasa. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Elmustian, R. (2002). Perhimpunan Pantun Melayu. Pekanbaru: Penerbit Unri Press.

Gazali, N. (2018). Perkembangan Olahraga Tradisional Pacu Jalur Di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, Volume 4 N, 205─219.

Hasbullah. (2015). Pacu Jalur dan Solidaritas Sosial Masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi (Kajian Terhadap Tradisi Maelo. Toleransi: Media Komunikasi Umat Bergama, Vol.7, No., 177–193.

Kang, Y. (2005). Linguistic Inquiry. London: Longman.

Marhadi, H. dan E. (2017). Nilai Karakter dalam Budaya Pacu Jalur pada Masyarakat Teluk Kuantan Provinsi Riau. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Volume 1 N, 49─64.

Moleong, J. L. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Oktavianus. (2006). Nilai-Nilai Budaya dalam Ungkapan Minangkabau: Sebuah Kajian Dari Prespektif Antropologi Linguistik. In Jurnal Ilmiah Masyarakat Linguistik Indonesia. Jakarta: Pusat Kajian Bahasa dan Budaya Unika Atma Jaya.

Raodah. (2018). Analisis Linguistik Antropologi pada Tuturan Mantra Canninrara bagi Komunitas Makassar di Desa Bontomanai, Kabupaten Maros. Universitas Hasanuddin Makassar.

Sibarani, R. (2004). Antropolinguistik: Antropologi Linguistik dan Linguistik Antropologi. Medan: Penerbit Poda.

Suwardi. (2007). Bahan Ajar Kebudayaan Melayu. Pekanbaru: Kampus Akademi Pariwisata Engku Puteri Hamidah.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.